Apa Arti Kepercayaan?
Apa Arti Kepercayaan?
05/06/07 23:48 Filed in: Umum
Jaman yang
semakin modern dan penuh intrik, mengajak manusia
untuk berpikir amburadul. Berpikir simpel untuk
mendapatkan hasil yang maksimal tanpa memperhatikan
lingkungan sekitar. Apakah ini yang merusak jiwa dan
pikiran manusia?
Jaman yang semakin modern dan penuh intrik, mengajak manusia untuk berpikir amburadul. Berpikir simpel untuk mendapatkan hasil yang maksimal tanpa memperhatikan lingkungan sekitar. Apakah ini yang merusak jiwa dan pikiran manusia?
Kebobrokan moral sangat tidak dapat ditolerir, hingga berujung pada pengkhianatan. Kepercayaan yang bersumber murni dari hati manusia kini semakin memudar. Seiring jalan yang kian bergelombang dan penuh dengan kerikil tajam. Manusia semakin berani untuk mengkhianati kepercayaan. Padahal sulit untuk merangkai dan membangun kepercayaan antar manusia. Mulai dari pemimpin membodohi anak buahnya, hingga anak buah yang tidak nurut pada pemimpin. Semua kian merajalela...
Tak khayal hingga pada ketidakpercayaan pada Alloh, dengan tidak menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya. Banyak sekali manusia yang mengacuhkan Sang Kuasa Alam. Tidak takut sama sekali. Lebih baik menyenangkan diri sendiri pada dunia yang notabene hanya sebentar. Berakar dari ketidakpercayaan pada Alloh berlanjut pada pengkhianatan pada sesama manusia yang berujung pada kerusakan lingkungan.
Sungguh bagiku, kepercayaan adalah modal. Dimana kita mengenal dan merangkai jaringan persahabatan hingga jaringan pekerjaan. Kepercayaan melebihi uang yang didapat, karena dibalik itu kepercayaan terselip nilai yang bagiku begitu mulia dan luhur. Nilai untuk mencintai, menghargai, meluangkan waktu, memberi, mengasihi, hingga pada mempercayai.
Kapan lagi manusia bisa sadar? kapan lagi kita memperbaiki? hanya hati kita yang bisa menjawadnya....
Jaman yang semakin modern dan penuh intrik, mengajak manusia untuk berpikir amburadul. Berpikir simpel untuk mendapatkan hasil yang maksimal tanpa memperhatikan lingkungan sekitar. Apakah ini yang merusak jiwa dan pikiran manusia?
Kebobrokan moral sangat tidak dapat ditolerir, hingga berujung pada pengkhianatan. Kepercayaan yang bersumber murni dari hati manusia kini semakin memudar. Seiring jalan yang kian bergelombang dan penuh dengan kerikil tajam. Manusia semakin berani untuk mengkhianati kepercayaan. Padahal sulit untuk merangkai dan membangun kepercayaan antar manusia. Mulai dari pemimpin membodohi anak buahnya, hingga anak buah yang tidak nurut pada pemimpin. Semua kian merajalela...
Tak khayal hingga pada ketidakpercayaan pada Alloh, dengan tidak menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya. Banyak sekali manusia yang mengacuhkan Sang Kuasa Alam. Tidak takut sama sekali. Lebih baik menyenangkan diri sendiri pada dunia yang notabene hanya sebentar. Berakar dari ketidakpercayaan pada Alloh berlanjut pada pengkhianatan pada sesama manusia yang berujung pada kerusakan lingkungan.
Sungguh bagiku, kepercayaan adalah modal. Dimana kita mengenal dan merangkai jaringan persahabatan hingga jaringan pekerjaan. Kepercayaan melebihi uang yang didapat, karena dibalik itu kepercayaan terselip nilai yang bagiku begitu mulia dan luhur. Nilai untuk mencintai, menghargai, meluangkan waktu, memberi, mengasihi, hingga pada mempercayai.
Kapan lagi manusia bisa sadar? kapan lagi kita memperbaiki? hanya hati kita yang bisa menjawadnya....
