Monggo mampir...
Gemar membaca dari mana?

Gemar membaca dari mana?

Buku berjajar, bertumpuk terlihat rusuk dan bau. Warna coklat mulai memudar ke sela kertas dalam buku. Serangga laba-laba ibarat spiderman bersarang di pojokan rak. Terlihat sepi dan suram... Sedikit potret perpustakaan di Indonesia, beda dengan perpustakaan kampusku, ramai dengan cemoohan, ramai dengan caci maki penjaganya. Sudah bukunya kuno, ruangan yang tidak bersahabat, peraturan yang apapun itu harus dipatuhi, mulai dari tidak boleh membawa buku, tidak boleh berisik, tidak boleh makan, harus menunjukkan kartu hingga para penjaga yang terkesan angker.
Bagaimana bisa senang membaca jika perpustakaan yang notabene gudang ilmu sedemikian... Malah-malah mahasiswa ogah ke perpustakaan. Hhmm... sebaiknya bagaimana yah? Kalo buku ga di Update, dan kuno-kuno apakah massih relevan dengan jaman sekarang? Jika mau baca tapi harus beli, mahal je... Sungguh sulit, entah dipersulit...
Kok kelihatannya hidup sedemikian suramnya? Siswa belajar begitu, Dewasa, kerja gitu... Sekadar potret suram Indonesia... Sudahlah, seperti hukum rimba sajah...siapa kuat mereka menang...